Nama : Aditya Adiyasa
Artikel ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Sosiologi dan Politik.
Perguruan tinggi : Unsa, Universitas Sanawa.
KONDISI KENYAMANAN DAN KEAMANAN PASAR SEKETENG SUMBAWA BESAR.
Stabilitas perekonomian suatu daerah dapat dilihat dari aktivitas perdagangan di daerah tersebut. Tinggi-rendahnya aktivitas perdagangan dapat diketahui dari prosentase perkembangan dan pertumbuhan ekonomi makro suatu daerah berdasarkan sektor lapangan usaha penduduk dan dapat dilihat dari aktivitas perdagangan yang ada di pasar. Sepintas lalu pasar diartikan sebagai suatu tempat dimana dijumpai sejumlah penjual yang menjual barang dan pembeli yang datang membeli barang. Pasar dari segi ilmu ekonomi, dipandang sebagai interaksi antara konsumen dan produsen. Interaksi ini sebagai cerminan dari proses analisis pasar yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Dari proses interaksi tersebut maka timbulah hubungan antara permintaan dan penawaran.
Pada awalnya konsumen dalam memenuhi kebutuhan dan keinginannya terhadap suatu produk akan memilih tempat berbelanja pada pasar tradisional, demikian pula para pedagang eceran memilih lokasi toko atau kiosnya pada pasar tradisional, kemudian berubah dan tumbuh karena alasan untuk keamanan, kenyamanan dan kemudahan para pengunjung, konsumen dan pengecer memilih lokasi atau bentuk pusat belanja pasar Swalayan seperti: mini market, super market, toserba, department store, plaza dan mall. Bagi pelaku produsen aspek kenyamanan bukan hal yang utama, dalam hal penyediaan fasilitas pelayanan di pasar tradisional maupun pasar modern, sebenarnya pihak yang paling berkompeten adalah pengelola pasar (Yevis, 2010 : 2).
Akan tetapi dari beberapa survei terhadap beberapa pedagang yang ada di pasar seketeng sumbawa besar. Masalah kenyamanan dan keamanan di pasar ini sangat lah penting bagi mereka. Diharapkan apabila pasar tersebut nyaman dan aman maka akan berpengaruh terhadap pendapat mereka.
Dari beberapa.survei yang kami lakukan dari beberapa pedagang di pasar seketang sumbawa besar, kami mengambil kesimpulan bahwa, kondisi keamanan di pasar seketeng sumbawa besar Sudah tergolong aman Karena jarang ada terjadi keributan yg diakibatkan karena adanya preman atau pencurian dll. Disetiap sudut pasar sudah diasediakan oleh pengelola pasar beberapa orang yang menjaga keamanan di pasar tersebut. Akan tetapi dari segi kenyamanan, para pedegang belum ada kesadaran diri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Itu yg mengakibatkan pasar seketeng ini sangat bau dan kotor. Apalagi pada musim penghujan, akibat dari penumpukan sampah yang berserakkan dimana-mana, terutama di selokan, ini dapat mengakibat pasar seketeng digenangi oleh banjir, yang mengakibatkan para pedagang harus libur berjualan karena lapak yg biasa mereka tempati di genangi oleh air. Jadi disini dapat kami simpulkan bahwa masalah kenyamanan pada pasar seketeng ini masih belum nyaman. Walaupun sebenarnya pengelola pasar sudah menyediakan petugas kebersihan . Akan tetapi kerjaan mereka masih kurang efektif karena kurangnya tenaga kerja petugas kebersihan itu sendiri.
Adapun harapan pedagang pedagan dipasar seketeng. Mereka berharap kepada pemerintah untuk merenovasi pasar tersebut menjadi lebih bagus dan diberi tehel.seperti pasar pasar di luat daerah sumbawa. Dan diperbanyak petugas kebersihannya agar pasar tersebut bisa lebih bersih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar